Home Wisata Warungkiara Siapkan Paket Wisata Terpadu, Dorong Potensi Lokal dan Peningkatan Ekonomi Masyarakat

Warungkiara Siapkan Paket Wisata Terpadu, Dorong Potensi Lokal dan Peningkatan Ekonomi Masyarakat

38
0
SHARE
Warungkiara Siapkan Paket Wisata Terpadu, Dorong Potensi Lokal dan Peningkatan Ekonomi Masyarakat

Targetperistiwa.my.id //.Sukabumi – Pemerintah Kecamatan Warungkiara terus mematangkan langkah pengembangan sektor pariwisata dengan menginventarisasi berbagai potensi unggulan yang tersebar di sejumlah desa. Upaya tersebut dilakukan sebagai bagian dari strategi mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui penguatan sektor wisata berbasis potensi lokal.

Camat Warungkiara, Toni Sugiarto, mengungkapkan bahwa hasil pemetaan yang dilakukan bersama tim di 12 desa menunjukkan banyak potensi yang memiliki nilai jual tinggi dan layak dikembangkan menjadi destinasi wisata yang terintegrasi.

Menurutnya, sejumlah desa seperti Ubrug, Darmaraja, Sukaharja, Warungkiara, dan Sirnajaya memiliki kekayaan potensi wisata yang beragam, terutama pada sektor wisata edukasi, wisata alam, hingga wisata berbasis pemberdayaan masyarakat.

"Selama melakukan kunjungan ke berbagai desa, kami melihat banyak potensi yang dapat dikembangkan menjadi destinasi wisata yang menarik. Potensi ini perlu mendapat dukungan dan pengelolaan yang baik agar memberikan manfaat bagi masyarakat," ujar Toni, Senin (9/6/2026).

Sebagai tindak lanjut, Kecamatan Warungkiara tengah menyusun konsep paket wisata terpadu yang menghubungkan berbagai destinasi dalam satu jalur kunjungan. Konsep tersebut dirancang agar wisatawan dapat menikmati beragam pengalaman wisata dalam satu kawasan sekaligus mengenal lebih dekat kekayaan alam dan potensi unggulan daerah.

Beberapa lokasi yang diproyeksikan menjadi bagian dari paket wisata tersebut di antaranya kawasan PLTA, sentra budidaya ikan arwana, habitat ikan dewa, Darmaraja Farm, Situ Sukaharja Bebatuan, Situ Halimun, wisata arung jeram Malipir, Curug Niagara, serta sejumlah destinasi lain yang tersebar di wilayah Warungkiara.

Untuk mendukung realisasi program tersebut, pihak kecamatan telah menjalin komunikasi dan koordinasi dengan Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi. Berbagai masukan dan arahan teknis terkait persyaratan pengembangan destinasi wisata kini sedang ditindaklanjuti melalui pengumpulan data dan pemenuhan dokumen pendukung.

Selain itu, forum diskusi dan pertemuan dengan para pemilik objek wisata, komunitas wisata, serta pelaku usaha lokal juga telah dilakukan guna membangun kesamaan visi dalam pengembangan sektor pariwisata.

Toni menegaskan bahwa keberhasilan program ini membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, mulai dari pengelola wisata, tokoh masyarakat, pelaku UMKM, hingga masyarakat sekitar agar tercipta ekosistem wisata yang berkelanjutan dan memberikan dampak ekonomi yang nyata.

"Kami ingin seluruh potensi yang ada dapat berkembang secara bersama-sama. Sinergi antara pengelola wisata, masyarakat, dan UMKM menjadi kunci untuk mewujudkan Warungkiara sebagai kawasan wisata yang maju dan mampu memberikan manfaat luas bagi masyarakat," katanya.

Pengembangan wisata terpadu tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga membuka peluang usaha baru, memperkuat sektor UMKM, menciptakan lapangan pekerjaan, serta meningkatkan pendapatan masyarakat di wilayah Kecamatan Warungkiara.

Dengan kekayaan alam, potensi edukasi, dan dukungan berbagai pihak, Warungkiara optimistis mampu tampil sebagai salah satu kawasan wisata unggulan di Kabupaten Sukabumi yang memiliki daya saing dan mampu menarik wisatawan dari berbagai daerah.

"Harapan kami, pengembangan wisata ini dapat menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat sekaligus mendukung program pembangunan pariwisata daerah. Jika dikelola dengan baik, Warungkiara memiliki peluang besar menjadi destinasi yang dikenal luas dan diminati wisatawan," pungkasnya.

Reporter:Rzl