Home Umum KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi, Evakuasi Penumpang Berlangsung Dramatis

KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi, Evakuasi Penumpang Berlangsung Dramatis

88
0
SHARE
KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi, Evakuasi Penumpang Berlangsung Dramatis

Targetperistiwa.my.id // BEKASI – Kecelakaan kereta api terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam (27/4/2026) sekitar pukul 21.00 WIB. Kereta api jarak jauh, KA Argo Bromo Anggrek, dilaporkan menabrak rangkaian KRL Commuter Line dari arah belakang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari rekaman video amatir penumpang, benturan terjadi saat KRL berada di jalur Stasiun Bekasi Timur. Dampak tabrakan mengakibatkan kerusakan berat pada bagian belakang kereta, khususnya gerbong khusus wanita. Terlihat bodi gerbong mengalami ringsek cukup parah disertai pecahan kaca yang berserakan.

Seorang penumpang yang merekam kejadian tersebut menyebutkan bahwa tabrakan terjadi secara tiba-tiba. Ia juga memastikan lokasi dan waktu kejadian berlangsung di Stasiun Bekasi Timur pada malam hari saat kondisi masih dipadati penumpang.

Suasana di lokasi kejadian sempat mencekam. Sejumlah penumpang terlihat panik dan berupaya menyelamatkan diri keluar dari dalam rangkaian kereta. Petugas dari stasiun serta pihak PT Kereta Commuter Indonesia segera melakukan evakuasi terhadap penumpang, termasuk yang berada di gerbong terdampak.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi terkait jumlah korban luka maupun korban jiwa. Tim medis bersama petugas gabungan masih melakukan penanganan darurat di lokasi kejadian.

Informasi awal menyebutkan bahwa kereta Argo Bromo Anggrek menabrak KRL yang diduga tengah berhenti atau melaju perlahan menuju peron. Pihak PT Kereta Api Indonesia bersama KCI tengah melakukan investigasi untuk mengungkap penyebab pasti insiden, termasuk kemungkinan gangguan sistem persinyalan maupun faktor kelalaian manusia.

Akibat kecelakaan ini, perjalanan KRL lintas Bekasi–Cikarang mengalami gangguan signifikan. Sejumlah perjalanan tertunda bahkan dibatalkan sementara waktu. Calon penumpang diimbau untuk menggunakan moda transportasi alternatif hingga proses evakuasi dan normalisasi jalur selesai dilakukan.

Catatan: Informasi ini masih bersifat sementara dan dapat berubah seiring dengan rilis resmi dari pihak berwenang.

RED