Home Wisata IJDA Lakukan Peninjauan Lapangan di Situ Gunung, Pelajari Pola Pengelolaan Wisata oleh PT Pontis

IJDA Lakukan Peninjauan Lapangan di Situ Gunung, Pelajari Pola Pengelolaan Wisata oleh PT Pontis

36
0
SHARE
IJDA Lakukan Peninjauan Lapangan di Situ Gunung, Pelajari Pola Pengelolaan Wisata oleh PT Pontis

SUKABUMI – Tim dari Indonesia Jurnalis Digital Asosiasi melakukan kunjungan lapangan ke kawasan wisata alam Situ Gunung guna meninjau secara langsung sistem pengelolaan destinasi yang kini semakin dikenal hingga tingkat internasional.

Dalam kunjungan tersebut, tim IJDA belum berkesempatan bertemu langsung dengan manajer dari PT Pontis, Julius. Namun rombongan disambut oleh perwakilan perusahaan, Rustandi, yang memberikan penjelasan terkait berbagai aspek pengelolaan kawasan wisata tersebut.

Dalam perbincangan yang berlangsung di area wisata, Rustandi menjelaskan bahwa pengelolaan Situ Gunung memiliki tantangan tersendiri. Hal ini berkaitan dengan status kawasan yang berada di wilayah konservasi Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, sehingga pengembangan destinasi wisata harus tetap selaras dengan prinsip pelestarian alam.

Menurutnya, menjaga keseimbangan antara konservasi lingkungan dan pengembangan fasilitas wisata modern menjadi fokus utama yang terus diupayakan oleh pihak pengelola.

“Pengelolaan destinasi ini tidak hanya menghadirkan keindahan alam, tetapi juga memastikan kenyamanan, keamanan, serta keberlanjutan lingkungan. Kami berupaya menyediakan berbagai pilihan wahana agar pengunjung memperoleh pengalaman wisata yang berkesan,” ujar Rustandi.

Dari hasil peninjauan di lapangan, tim IJDA melihat bahwa daya tarik Situ Gunung tidak hanya terletak pada panorama alamnya, tetapi juga pada sistem pengelolaan fasilitas wisata yang terstruktur dan profesional. Sejumlah wahana unggulan menjadi magnet bagi wisatawan, di antaranya Situ Gunung Suspension Bridge, Curug Sawer, hingga fasilitas glamping yang dikelola secara modern.

Keberadaan berbagai spot wisata tersebut menunjukkan bahwa kolaborasi antara sektor swasta dan pengelolaan kawasan konservasi dapat memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan daya tarik pariwisata.

Selain itu, tim IJDA juga mencermati bahwa promosi digital dan penyebaran informasi melalui berbagai platform media turut berperan besar dalam memperluas jangkauan promosi destinasi ini. Hal tersebut membuat Situ Gunung semakin dikenal dan diminati oleh wisatawan, baik dari dalam negeri maupun mancanegara.

Dengan pengelolaan yang semakin profesional, Situ Gunung kini terus mengukuhkan posisinya sebagai salah satu ikon pariwisata unggulan di Sukabumi yang siap menyambut kunjungan wisatawan dari berbagai penjuru dunia.

Reporter: Asep Lodaya